Selasa, 04 Januari 2011

LG Xnote P210: notebook layar 12,5 inch dengan ukuran terkecil di kelasnya

Cari notebook dengan layar 12,5 inch tetapi tidak mau ukurannya terlalu besar? Mungkin inilah pilihannya. LG Xnote P210 adalah notebook yang mengklaim dirinya sebagai notebook dengan rangka (frame) tertitipis yang pernah ada.

Dengan ketipisan rangka yang ada, anda jadinya punya notebook dengan ukuran layar 12,5 inch tetapi ukuran secara keseluruhan sama dengan notebook dengan layar 11,6 inch. Lumayan kan bedanya?? LG Xnote P210 ini juga cukup powerful mengingat prosesor yang digunakan Intel Core i5 470 UM, RAM 4GB dan hardisk 320 B.
Sayang tidak diberitahu berapa beratnya Xnote P210 ini.
 
Sumber berita
LG Xnote P210, a nice little Core i5 Notebook with a stunning new Narrow Bezel

Sejarah

[sunting] Kerjasama dengan Android Inc.

Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubi, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.

[sunting] 2007-2008: Produk awal

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

[sunting] Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

[sunting] Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

[sunting] Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

[sunting] Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

[sunting] Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

[sunting] Fitur

Fitur yang tersedia di Android adalah:
  • Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
  • Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
  • Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
  • SQLite: untuk penyimpanan data.
  • Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,
AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
  • GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
  • Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Android
Android.svg
AndroidFroyo2.2Screenshot.jpg
Android dalam Emulator SDK Android
Situs web: android.com
Perusahaan/
pengembang:
Open Handset Alliance
Model kode sumber: Perangkat lunak bebas dan bersumber terbuka
Rilis terbaru
 • Stabil: Android 2.1 (Eclair) / Januari 5, 2010; 11 bulan yang lalu (2010-01-05)[1]
Tipe kernel: Monolitik (Linux)
Lisensi: Apache 2.0 dan GPLv2[2]
Status: Aktif

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

Archos 70 Internet Tablet seri baru dengan hardisk 250 GB

Tablet menjadi fenomena tetapi seperti yang kita tahu bahwa salah satu kekurangannya ada pada kapasitas memori baik internal maupun eksternal yang sangat terbatas (karena menggunakan kartu memori). Setelah bulan September lalu meluncurkan Archos 101 dan Archos 70, Archos kembali memperkenalkan seri terbaru Archos 70 yang punya kapasitas terbesar di dunia menurut kami untuk sebuah tablet.

Di Tablet Android berukuran 7 inch ini, Archos menggantikan kartu memori SD mereka dengan sebuah hardisk dengan kapasitas 250GB. Jadi bisa dibayangkan berapa kali lipat kapasitasnya dibandingkan tablet lainnya. :-) Sayangnya, penggunaan hardisk ini otomatis akan membuat Archos 70 ini sedikit bertambah gemuk yaitu sedikit lebih tebal sekitar 4 mm dan lebih berat sekitar 100 gram dibandingkan seri yang sama yang menggunakan kartu memori SD.
Tetapi siapa yang peduli dengan masalah sedikit lebih besar selama kita bisa memindahkan semua koleksi lagu dan film ke dalamnya. :-)
Untuk spesifikasi lengkap bisa dilihat disini dan harganya US$ 350 (sekitar Rp. 3,4 juta).

Tablet dari AOC: spesifikasi biasa tetapi harganya terjangkau

Tablet ini memang bukan yang terbaik dari segi fitur tetapi dari segi harga dan tingkat kepercayaan, mungkin ini bisa menjadi pilihan. Tablet Android dari AOC yang satu ini punya ukuran layar yang sedikit berbeda yaitu 8 inch dimana kami pikir ini cukup menarik karena lebih besar dari yang 7 inch dan lebih kecil dari 10 inch.

Hanya saja resolusi layar yang ditawarkan sangat minim yaitu 800×600 pixel. Terlepas dari ukuran, di dalamnya ada Android OS 2.1, Wi-Fi 802.11 b/g, memori internal 4GB, microSD dan port USB 2.0.
Memang tidak terlalu wah untuk semua yang ditawarkan diatas, hanya saja AOC rencananya untuk menjual tablet ini dibawah US$ 200 (sekitar Rp. 2.000.000).

Lexar 128GB Professional 133x SDXC

Memang mungkin masih harus tunggu lama untuk bisa punya sebuah kart memori yang punya kapasitas sampai 2 TB seperti yang kami pernah beritakan disini dan disini tetapi minimal sekarang sudah ada yang 128 GB. Lexar 128GB Professional 133x SDXC adalah kartu memori SDXC dengan kapasitas terbesar saat ini yaitu mencapai 128GB setelah sebelumnya diluncurkan yang 64 GB.

Samsung Galaxy Tab Case with Bluetooth Keyboard

Jika iPad punya Keycase Folio Deluxe maka Samsung Galaxy Tab sekarang juga punya keyboard bluetooth sejenis. Samsung Galaxy Tab Case with Bluetooth Keyboard adalah sebuah casing untuk Samsung Galaxy Tab yang telah dilengkapi dengan sebuah keyboard bluetooth di dalamnya.

Casing-nya sendiri menggunakan bahan anti air dan anti debu sehingga cukup menjamin Galaxy Tab anda akan aman dari percikan air dan lainnya. Keyboardnya menggunakan baterai Lithium kapasitas 430 mAh yang butuh waktu sekitar 4-5 jam untuk isi ulang tetapi tidak disebutkan berapa lama keyboard ini bisa digunakan.
Pada bagian belakang casing juga terdapat lubang untuk kamera sehingga kita masih bisa menggunakan fungsi kamera yang ada di Galaxy Tab.
Tidak tahu dengan anda tetapi kami merasa keyboard Bluetooth seperti ini wajib dimiliki supaya tablet yang kita miliki lebih nyaman untuk digunakan bekerja, terutama pada urusan ketik mengetik. :-)
Samsung Galaxy Tab Case with Bluetooth Keyboard dijual dengan harga US$ 59 (sekitar hampir Rp. 600.000).